ADAKITANEWS2015-04-28_10.05.352015-04-28_10.05.05, Nganjuk – Hujan deras yang mengguyur wilayah Nganjuk dan sekitarnya membuat sungai Semantok meluber serta menjebol tanggul darurat sungai pada Senin (27/4) malam. Akibatnya  ribuan rumah warga dari sembilan Desa di dua Kecamatan di Kabupaten Nganjuk tergenang air

Air dengan ketinggian 50-100 sentimeter ini membuat ribuan rumah di sembilan desa terendam banjir. Beberapa desa tersebut diantaranya Desa Sambikerep, Musir Lor, Musir Kidul,  Rejoso, Banjar Rejo, Klagen, Jatirejo  Dan Desa Mlorah  Kecamatan Rejoso  Dan Desa Sawahan Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk.

“Banjir kali ini merupakan banjir kelima kalinya yang terjadi sejak awal tahun 2015 dan merupakan banjir terparah yang pernah terjadi dalam kurun waktu 5 tahun terkahir,”ungkap Joko Dewo Petugas BPBD Kabupaten Nganjuk.

Menurutnya, dalam kurun lima waktu lima tahun tersebut penyebabnya masih sama yaitu hujan  deras kemudian membuat tanggul sungai Semantok jebol. “Iya masih sama seperti tahun lalu, hanya kali ini hujan deras begitu lama hampir enam jam,”tuturnya.

Penyebab dari banjir kali ini berasal dari derasnya air hujan menyebabkan Sungai Semantok yang melintas di delapan desa dan Sungai Bangle di Kecamatan Lengkong meluap. Selain itu tanggul darurat sepanjang 30 meter di Desa Musir Lor Kecamatan Rejoso jebol

Oleh karena itu, para warga berharap agar pembangunan Bendungan Semantok segera terealisasikan, agar banjir dengan penyebab yang sama ini ini tidak terulang lagi. “Kami berharap realisasi bendungan Semantok segera diselesaikan, masak setiap tahun banjir dengan penyebab yang sama,” ujar Mustakim salah seorang korban banjir.

Meski tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut, namun beberapa pakaian dan perabotan rumah para warga ikut hanyut terbawa banjir. Banjir tersebut mulai surut setelah menggenangi pemukiman hampir lima jam. Setelah air mulai surut para warga langsung bergerak membersihkan rumahnya dari umpur yang ada di dalam rumah. (jati/zay).

Keterangan Gambar : Banjir kembali landa sembilan desa di dua kecamatan di Nganjuk