ADAKITANEWS, Kediri – Harga cabai kian hari semakin mengalami kenaikan. Untuk mengatasi hal tersebut, Bulog Sub Divre V Kediri kemudian mengambil tindakan diantaranya dengan membeli cabai secara langsung ke petani yang ada di Kabupaten Kediri, Selasa (06/06).

Kepala Bulog Sub Divre V Kediri, Rachmad Syahjoni Putra mengatakan, perubahan harga cabai di tingkat petani saat ini juga sudah tidak beraturan. Hal itu diketahui ketika Tim Bulog Kediri mencoba membeli cabai dari petani di Desa Kebon Rejo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, untuk memenuhi kebutuhan Operasi Pasar di bulan Ramadan ini.

“Dari pantauan di lokasi, harga cabai masing-masing petani sudah berbeda. Ada yang hanya Rp 20 ribu, namun juga ada yang sudah mencapai Rp 25 ribu. Selain harga yang berbeda, perubahan harga yang terjadi di tingkat petani berubah setiap hari. Dari harga Rp 16 ribu saat pada lusa lalu, kini mencapai harga Rp 25 ribu, harga ini juga dipengaruhi jenis cabai rawit,” ujar Rachmad Syahjoni Putra.

Bulog Sub Divre V Kediri mengakui, selain harga yang terus merangkak naik, stok cabai pun juga terbatas lantaran rata-rata cabai dari Desa Kebon Rejo ini sudah dikirim ke luar daerah. Sementara saat ini, harga di pasaran juga sudah mulai naik terus, sehingga Bulog berinisiatif untuk membeli cabai ke petani langsung sebagai upaya stabilisasi.

“Ya saat ini kita lihat dulu selama seminggu bagaimana minat konsumen, jika banyak yang berminat kita akan terus kulakukan untuk kebutuhan masyarakat,” imbuhnya kepada wartawan.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Kebon Rejo, Yoni Widarto membenarkan jika harga cabai terus naik, menurutnya barometer dari harga cabai di tingkat petani di desanya adalah Pasar Pamenang Pare. “Siang ini saja harganya sudah mencapai Rp 25 ribu,” tuturnya.

Lebih lanjut kata Yoni, sebenarnya produksi cabai di desanya tergolong sangat banyak. Yakni dari 500 hektare, mampu memproduksi 40 ton perhari, dan hanya sekitar 5 ton yang dikirim ke Bali, sedangkan sisanya masuk di pasar Kediri dan pare.

Diketahui saat ini, harga cabai di pasaran menurut Kabulog sudah mencapai harga Rp 50 ribu. Dan untuk menekan harga cabai agar tidak terlalu liar, merupakan tugas Bulog untuk mencoba mencukupi kebutuhan konsumen melalui operasi pasar, dengan cara langsung membeli cabai ke petani.(udn)

Keterangan gambar : Bulog Sub Divre Kediri saat kulakan cabai petani secara langsung.(ist)