AdaKitaNews Hukum Kriminal Tembak Tukang Parkir, Pentholan LSM Divonis 9 Bulan

Tembak Tukang Parkir, Pentholan LSM Divonis 9 Bulan

2016-02-11_15.29.01ADAKITANEWS, Madiun – Sidang kasus penembakan memakai senjata Airsoft Gun terhadap tukang parkir dengan terdakwa Tri Joko Kuncoro alias Kojek ,38, warga Jalan Walet Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, memasuki vonis. Pembacaan vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, Kamis (11/2), memvonis 9 bulan kurungan penjara.

Ketua Majelis Hakim Mahendrasmara dalam amar putusannya menyatakan Kojek dinyatakan terbukti bersalah melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dan pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan. Sekaligus merupakan putusan progresif memakai aturan lain mendukung putusan yaitu Peraturan Kapolri Nomor 8/2012 mengatur airsoft gun. Sebelum membacakan pokok putusannya, ketua majelis hakim membacakan hal yang memberatkan dan yang meringankan.

“Yang memberatkan terdakwa, bahwa terdakwa sudah pernah dihukum dan yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di dalam persidangan,” ujar Mahendrasmara.

Mahendrasmara menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan memiliki senjata tanpa ijin atau sejenisnya yang diatur dalam aturan lain untuk digunakan menembak korban. “Karenanya, menghukum terdakwa selama 9 bulan penjara dikurangi selama terdakwa ditahan,” ujar ketua majelis hakim Mahendrasmara dalam amar putusannya.

Atas putusan ini, terdakwa langsung menerima putusan, sedangkan Jaksa Penuntut Umum menyatakan akan mempertimbangkan terlebih dahulu putusan tersebut. Pasalnya, vonis ini lebih ringan 3 bulan dari tuntutan JPU. Dalam sidang sebelumnya dengan agenda tuntutan, JPU R Bagus Wicaksono menuntut terdakwa selama satu tahun penjara terhadap Kojek yang juga terdakwa kasus Narkoba yang telah divonis 6 tahun, namun masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, Kojek menembak korban di tempat parkir belakang Pasar Besar Kota Madiun (PBKM), Kamis (02/07) malam tahun lalu. Sebelum terjadi penembakan, terjadi pertengkaran antara Kojek dengan beberapa tukang parkir di pasar. Kemudian ia mengeluarkan senjata airsoft gun dari balik jaketnya dan langsung mengeluarkan tembakan beberapa kali.

Akibat obralan tembakan itu, Panji Haryo Mukti ,38, warga Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, mengalami luka tembak di bagian kaki kiri dan punggung. Lalu, oleh sesama tukang parkir dilarikan ke RSUD Sogaten. Malam itu juga Kojek langsung ditangkap petugas Polsekta Taman, Polres Madiun Kota untuk diproses hukum.(UK)

Keterangan Gambar : Terdakwa Tri Joko Kuncoro alias Kojek ,38, menyimak putusan Ketua Majelis Hakim PN Kota Madiun.