Temukan Pasangan Bukan Suami Istri dan Warga Asing

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Madiun, kepolisian, serta Polisi Militer melakukan penertiban sejumlah rumah kos di wilayah Kota Madiun, Rabu (10/05).

Setelah menggelar apel di halaman kantor Satpol PP, tim gabungan yang berjumlah 30 personel tersebut langsung melakukan penyisiran. Sasaran pertama adalah rumah kos “D-Kost”, di Jalan Bali 76 Kelurahan Kartoharjo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, kemudian dilanjutkan ke rumah kos di Jalan Hirjan Kota Madiun.

Tidak mendapatkan hasil apapun, petugas kemudian kembali melakukan pemeriksaan di rumah kos milik Suminto, di Jalan Bali Gang 4 Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Di rumah kos yang memiliki 40 kamar ini, petugas memergoki sepasang muda mudi dalam satu kamar dalam keadaan tertutup pintunya. Dari pemeriksaan identitas, keduanya ternyata bukan pasangan suami istri. Untuk pemeriksaan lanjutan, keduanya kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Kota Madiun.

Sementara itu, penertiban di rumah kos yang beralamat di Jalan Margatama Kelurahan Kartoharjo Kota Madiun, petugas gabungan dikejutkan dengan ditemukannya salah satu penghuni kos, yakni Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat.

Saat diperiksa, penghuni kos tersebut terbukti memiliki serta menunjukkan surat-surat identitas diri seperti Paspor, maupun KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara), sehingga petugas tidak melakukan tindakan apapun, dengan dalih merupakan kewenangan pihak Imigrasi.

“WNA tersebut sudah ngekos sekitar 6 bulan lebih. Aktivitasnya menjadi pengajar Bahasa Inggris pada salah satu lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan Bali Kota Madiun,” terang petugas kos yang tidak mau menyebutkan namanya.

Kepala Seksi Operasi, Suwarno mengatakan, razia dilakukan dalam rangka penertiban rumah kos, baik termasuk perizinan maupun antisipasi adanya tindakan negatif lainnya. “Latar belakang penertiban inik karena disinyalir banyak bertumbuhnya rumah kos di Kota Madiun, yang perlu didata utamanya terkait perizinan,” jelas Suwarno.

Dalam kesempatan tersebut, Suwarno juga menyampaikan kepada pemilik kos untuk tidak mencampur penghuni kos. Yakni harus memilah atau pemisah antara laki laki dan perempuan. “Ini merupakan kegiatan rutin kami, serta kami rencanakan dalam sebulan tiga kali pelaksanaan,” tegas Suwaro kepada Tim Adakitanews.com.(bud)

Keterangan gambar: Pasangan yang berhasil diamankan petugas. (bawah) Suasana penertiban rumah kos.(foto: budiyanto)

Recommended For You