width=

Kediri(adakitanews.com) — Bidang kesehatan Kota Kediri berduka setelah tenaga kesehatan (nakes) Kota Kediri meninggal dunia. Pasalnya, salah satu nakes ini meninggal dunia karena Covid-19, Rabu (20/12).

Untuk menghormati jasa dalam bidang kesehatan, Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri, dr Fauzan Adima melepas jenazah Perawat RSUD Gambiran.

Jenazah Soleh Kodin (36), mendapat penghormatan dan beberapa staf mengantar untuk dimakamkan di daerah asalnya, Desa Bagor Kabupaten Nganjuk.

Setelah melepas kepergian nakes yang meninggal karena Covid-19, dr Fauzan mengingatkan kembali Covid-19 terus menjatuhkan korban.

Khususnya bagi nakes yang berada di garda terdepan, dr Fauzan meminta agar selalu waspada dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai pedoman Kemenkes.

“Kami berduka karena ada 1 lagi nakes yang meninggal karena Covid-19. Harapannya nanti tidak ada lagi nakes yang tertular, nakes kami imbau agar tetap semangat tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

“Kalau merawat pasien Covid-19 jangan lupa menggunakan alat pelindung diri sesuai dengan pedoman dari kemenkes,” imbuhnya.

Jika protokol kesehatan terus dijalankan, kata dr Fauzan, penularan Covid-19 terutama pada nakes bisa diminimalisir. Selain itu, perawatan pasien bisa dimaksimalkan agar segera mendapatkan kesembuhan.

“Kalau disiplin insyaallah kami bisa melayani dan menangani pasien dan kami bisa selamat. Karena keselamatan pasien dan nakes itu menjadi kunci utama,” tuturnya.

Selama bertugas di RSUD Gambiran, lanjutnya, Soleh yang meninggal karena Covid-109 ini memiliki kinerja yang baik.

“Kalau Kang Soleh ini adalah perawat yang handal, dia juga ramah kepada pasien jadi boleh dikatakan perawat terbaik yang dimiliki oleh RSUD Gambiran,” ucapnya.

“Mudah-mudahan almarhum bisa diampuni segala dosanya, diterima amal baiknya dan ditempatkan di tempat terbaik, disisi Allah SWT,” pungkasnya.

Untuk diketahui, di Kota Kediri ada sebanyak 63 nakes yang sakit karena terjangkit Covid-19. Sedangkan yang meninggal ada sekitar 4 nakes. (Oky).