width=

Kediri(adakitanews.com) — Tingginya angka konfirm Covid-19 dan penerapan Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Kediri, ternyata belum meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Pasalnya, masih banyak masyarakat yang acuh terhadap kesehatannya dan tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar.

Selama satu pekan pelaksanaan PPKM di Kota Kediri, petugas gabungan Satpol PP Kota Kediri masih menemukan banyak pelanggaran.

Di antaranya masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah. PPKM ini dimulai sejak 11 Januari lalu.

“Selain tidak menggunakan masker, ada yang membawa namun tidak digunakan pada semestinya, masker diturunkan ke dagu,” tutur Nur Khamid, Sekertaris Satpol PP Kota Kediri, Selasa (19/1/2021).

Nur Khamid mengatakan, dari data yang dihimpun Satpol PP Kota Kediri, petugas mencatat ada 94 pelanggar.

Para pelanggar tersebut didapati petugas Satpol PP saat melakukan Operasi Yustisi selama satu pekan pelaksanaan PPKM ini.

Petugaspun memberikan beberapa sanksi kepada para pelanggar. Di antaranya 15 pelanggar dikenakan sanksi teguran tertulis, 65 pelanggar dikenakan sanksi penindakan sidang tipiring, dan 14 pelanggar dikenakan sanksi membeli masker.

“Sanksi penindakan sidang pidana ringan ini yang paling banyak. Untuk aturan sanksi selama PPKM ini kita mengacu pada perwali sebelumnya mengenai penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain tidak menggunakan masker, petugas masih mendapati banyak pelaku usaha yang buka melebihi jam malam yaitu pukul 22.00 WIB.

Petugas melakukan teguran kepada pemilik usaha untuk mematuhi peraturan demi menekan peningkatan jumlah kasus Covid-19. (Oky)