ADAKITANEWS, Sidoarjo – Terdakwa cantik bernama lengkap Putri Duwitasari, 32, akhirnya divonis oleh Hakim Pengadilan Negeri Surabaya selama 2 tahun 6 bulan penjara dipotong masa tahanan. Wanita berparas cantik ini dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar hukum dengan melakukan penipuan.

Masa tahanan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Jika pada sidang sebelumnya, warga Sememi Surabaya ini dituntut oleh JPU selama tiga tahun penjara, namun hakim hanya memvonisnya selama 2,5 tahun penjara. “Hal yang meringankan karena terdakwa bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya,” ujar Ketua Majelis Hakim, Jihad Arkana, Rabu (18/10).

Mendengar putusan hakim, terdakwa yang duduk di kursi pesakitan terlihat pasrah. Bahkan terdakwa menerima putusan hakim tersebut. “Iya saya terima,” ujarnya lirih.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum mengaku pikir-pikir dengan putusan hakim tersebut. “Saya masih pikir-pikir yang mulia,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Putri Duwitasari dilaporkan oleh sejumlah korban atas dugaan kasus penipuan investasi bodong yang jumlahnya mulai ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah.(pur)

Keterangan gambar : Terdakwa Putri Duwitasari saat mendengarkan vonis hakim.(foto: mus purmadani)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171018_200541-1024x767.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171018_200541-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,investasi bodong,sidoarjo
ADAKITANEWS, Sidoarjo – Terdakwa cantik bernama lengkap Putri Duwitasari, 32, akhirnya divonis oleh Hakim Pengadilan Negeri Surabaya selama 2 tahun 6 bulan penjara dipotong masa tahanan. Wanita berparas cantik ini dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar hukum dengan melakukan penipuan. Masa tahanan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut...