Kediri(adakitanews.com)—Petugas Unit Reskrim Polsek Plemahan menangkap tiga orang pelaku yang diduga mengedarkan narkoba jenis pil dobel L. Dari hasil penangkapan itu petugas mengamankan ribuan pil dobel L siap edar.

Ketiga pelaku yang diamankan adalah Roma Dhoni Agus Sutrisno (21) dan Rusgiono (38) asal Desa Payaman Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, serta Sunardi (35) asal Desa Pesing Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.

Kapolsek Plemahan AKP Suharyanta mengatakan awal mula penangkapan ketiga pelaku tersebu. Mulanya, petugas unit Reskrim menindaklanjuti informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Jatirejo Desa Payaman Kecamatan Plemahan, ada transaksi obat keras jenis dobel L.

“Awalnya kami mengamankan Roma. Di rumah Roma dan dilakukan penggeledahan ditemukan 260 butir pil dobel L disimpan di bungkus rokok ditaruh di almari serta uang Rp 120 ribu yang diduga hasil transaksi,” ucap AKP Suharyanta, Jumat, (29/5/2020).

Berhasil mengamankan Roma, petugas melakukan pengembangan. Petugas mengamankan Rusgiono. Di rumah Rusgiono ditemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip kecil berisi 47 butir pil dobel L, satu bungkus plastik sedang berisi 382 butir pil dobel L dan satu ponsel.

“Roma dan Rusgiono ini berkaitan. Petugas Reskrim Polsek Plemahan juga melakukan pengembangan atasnya Rusgiono yaitu Sunardi. Dari Sunardi ditemukan barang bukti berupa dua bungkus plastik dengan total 2.013 butir pil dobel L, satu unit HP, dan satu tas pinggang yang digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut,” ungkap Kapolsek Plemahan.

Atas tidakannya, ketiga pelaku melanggar Pasal 197 atau Pasal 196 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan. “Ketiga pelaku ini nekat mengedarkan narkoba dengan alasan terhimpit ekonomi. Saat ini pelaku dimintai keterangan guna proses hukum lebih lanjut,” jelas AKP Suharyanta.(gar).