ADAKITANEWS, Jombang – Dua orang yang diketahui merupakan pasangan sesama jenis diamankan anggota Satreskrim Polres Jombang lantaran terlibat kasus penjambretan di beberapa wilayah di Kabupaten Jombang. Bahkan, salah satu diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Dua tersangka tersebut yakni Krisna Bayu Anggara Putra, 20, warga Desa Sepanyul Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang dan Sony Siswanto, 24, warga Desa Candimulyo Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi dalam pers rilisnya mengatakan bahwa kedua tersangka tersebut merupakan satu pasangan yang sudah hidup bersama selama setahun terakhir. Tindakan kriminal dua pemuda tersebut, lanjut Kasat Reskrim, dilakukan karena motif ekonomi.

“Motifnya dia ini satu pasangan satu rumah yang sudah hidup selama satu tahun. Dia biasanya nyalon dan biasanya mangkal di terminal. Karena belakangan ini ada kesulitan keuangan akhirnya mereka ini memutuskan untuk menjambret,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jombang, Senin (08/01).

Modus operasi yang dilakukan oleh kedua tersangka ini, kata Kasat Reskrim, menjadikan ibu-ibu sebagai targetnya. “Modusnya mereka mengincar ibu-ibu yang sedang berkendara membawa tas kemudian dipepet tersangka dengan menarik paksa tas korban,” jelas Kasat Reskrim.

Terungkapnya kasus tersebut diawali dengan adanya laporan kejadian penjambretan di beberapa wilayah di Jombang. Dari laporan itu, pihak Satreskrim Polres Jombang kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan beberapa data di lapangan yang menguatkan kepada ciri-ciri tersangka.

“Keterangan dari saksi-saksi korban yang melapor bahwa pelaku menggunakan sepeda motor merk Honda CBR warna oranye. Kemudian kita kroscek dengan data di lapangan dari CCTV yang ada di salah satu minimarket di wilayah Bareng, terekam di CCTV juga ada pelaku yang menggunakan sepeda motor CBR warna oranye,” ujarnya.

Menurut AKP Gatot Setyo Budi, salah satu tersangka bernama Krisna Bayu Anggara terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas karena berusaha kabur saat dilakukan penangkapan di Desa Candimulyo Kecamatan/Kabupaten Jombang.

“Tindakan tegas yang kami lakukan itu dikarenakan pelaku saat kita lakukan penangkapan berusaha melarikan diri,” ujarnya.

Sementara itu dari tangan pelaku, berhasil diamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 1,2 juta dan dua ponsel dengan merk yang berbeda serta sepeda motor Honda CBR warna oranye yang digunakan pelaku saat beroperasi dan beberapa barang bukti lainnya.

“Sementara pelaku kami jerat dengan pasal 365 ayat (1) dan (2) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim Polres Jombang.

Untuk diketahui, kedua pelaku ini telah melakukan penjambretan sebanyak 9 kali di wilayah Kecamatan Bareng, Kecamatan Ngoro, Kecamatan Diwek, Kecamatan Tembelang, dan Kecamatan Mojowarno serta di Kunjang Kabupaten Kediri. Salah satu aksinya sempat menjadi viral di sosial media yang terekam CCTV.(ar)

Keterangan gambar: Kedua pelaku penjambretan saat digelandang oleh anggota kepolisian.(foto:adi rosul)