width=

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Kepala UPT Terminal Kelas A Blitar, Surojun Munir memastikan Terminal Kelas A Patria Blitar bebas dari premanisme dan sudah lebih ramah dalam melayani para penumpang.

Munir menuturkan, hal ini menyusul adanya kesepakatan antara Pihak Terminal dengan Polres Blitar Kota soal pengamanan dan peningkatan pelayanan di Terminal. “Dulu ada (preman) yang mabuk disini, tapi setelah dapat izin dari Kapolres lewat Kabag Ops, akhirnya kita kebagian 1 petugas polisi setiap hari yang ditempatkan di Ruang Informasi Terminal,” katanya di Kantor UPT Terminal Kelas A Patria Kota Blitar, Jumat (10/03).

Menurut Munir, sesuai dengan Instruksi Dirjen Perhubungan RI, premanisme di Terminal harus disikat. “Jadi tidak ada istilah preman ada di Terminal sekarang. Terminal kelihatan angker, sudah tidak ada. Karena kita sendiri juga sudah niat, menjalankan perintah pusat (Dirjen Perhubungan RI), biar penumpang merasa aman dan nyaman. Makanya kita juga menggandeng kepolisian untuk itu,” jelasnya

Munir mengklaim, Terminal Patria yang dulu terlihat angker, kini berubah menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang. “Dulu disini (Terminal Patria) sering banyak orang kecopetan, orang mabuk sembarangan. Tapi sekarang berubah,” tukasnya

Terhitung sejak Januari 2017, atau setelah adanya keputusan Peralihan Wewenang Pengelolaan Terminal Kelas A dari Kabupaten/Kota ke Pusat, Terminal Patria Kota Blitar menjadi lebih baik. Beberapa area Parkir juga ditata dengan rapi. Termasuk bus yang sebelumnya parkir ngawur saat malam hari jelang pemberangkatan, kini sudah tertata rapi di sisi selatan Terminal Patria.(blt1)

Keterangan Gambar : Suasana Terminal Patria Kota Blitar.(dok. Adakitanews.com)