ADAKITANEWS, Blitar – Angkutan penumpang seperti angkutan pedesaan (Angkudes) dan Bus, dipastikan tidak bisa lagi melintas atau singgah di Terminal Wlingi. Hal itu setelah terminal yang berada tepat di belakang Pasar Wlingi tersebut tidak lagi difungsikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar.

Kepala Dishub Kabupaten Blitar, Toha Mashuri mengatakan, Terminal Wlingi untuk saat ini memang kurang representatif karena letaknya tidak memungkinkan untuk dilalui angkutan penumpang. “Akses menuju terminal memang sulit. Jadi banyak angkutan penumpang yang tidak masuk Terminal Wlingi,” ungkapnya, Jumat (07/07).

Karena sudah tidak dilalui angkutan umum, lanjut Toha, akhirnya terminal tersebut mangkrak, sehingga pihaknya terpaksa tidak lagi memfungsikannya. Dengan tidak berfungsinya Terminal Wlingi, otomatis saat ini terminal tipe C yang masih berfungsi di Kabupaten Blitar dan dikelola oleh Dishub Kabupaten Blitar hanya ada dua. Yakni Terminal Sutojayan dan Terminal Kademangan. Sebab, terminal Kesamben saat ini diambil alih oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Saat ini tinggal dua terminal saja yang masih kami kelola,” katanya.

Toha juga mengatakan, Terminal Wlingi terpaksa tidak difungsikan karena pihaknya tidak bisa berkutik untuk memindah terminal ke tempat yang representatif. Selain saat ini tidak tersedia lahan pengganti, juga tidak ada anggaran untuk memindah terminal. “Jadi, lebih baik tidak difungsikan, saat ini jarang sekali angkutan penumpang yang masuk ke terminal,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: Pintu keluar Terminal Wlingi yang berada di belakang pasar tradisional Kecamatan Wlingi.(ist)