ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pemilihan Grand Final Pemilihan Putera-Puteri Peduli AIDS Sidoarjo Tahun 2016 digelar di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (01/10) malam. Dengan terpilihnya Duta Peduli AIDS tersebut, diharapkan dapat menguatkan upaya pemerinyah, khususnya dalammenyelamatkan generasi muda dari bahaya HIV/AIDS.

Acara yang melibatkan perwakilan pelajar tingkat SMA/SMK/MA itu berlangsung ramai dan spektakuler. Selain dihadiri oleh Ketua KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Provinsi Jatim, Drs Otto Bambang Wahyudi, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, SKPD terkait, acara semakin meriah dengan hadirnya para pendukung serta suporter dari masing-masing finalis.

Ketua Panitia Grand Final Pemilihan Putera-Putri Peduli AIDS Sidoarjo 2016, Dhimas Fatmawan mengatakan bahwa peserta Pemilihan Putera-Puteri Peduli AIDS Sidoarjo berasal dari siswa-siswi Tingkat SMA, SMK, MAN dan sederajat. Dimana pendaftarannya dimulai sejak 22 Agustus hingga 4 September 2016 lalu.

“Ada 202 siswa-siswi yang mendaftar. Adapun Pemilihan Finalis Putera-Puteri ini melalui beberapa tahapan tes seleksi. Mulai administrasi, tulis, sampai dengan kepribadian dan terakhir terpilih atau tersaring 10 putera dan 10 puteri untuk diseleksi lagi di Grand Final,” kata Dhimas.

Sementara dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Achmad Syaifuddin menginformasikan bahwa mulai periode 2001 sampai dengan 2016, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo tercatat ada sebanyak 1741 kasus. Sementara yang belum diketahui masih banyak

Dari data tersebut diketahui 70 persen diantaranya masuh dalam kategori usia produktif. Bahkan, lebih dari 175 remaja usia 15-24 tahun diketahui positid HIV/AIDS. “Dengan melihat data diatas, kita merasa prihatin karena waktu mereka tersita untuk pengobatan HIV AIDS,” ujarnya.

Wabup yang akrab disapa Cak Nur itu juga mengatakan bahwa Pemkab Sidoarjo senantiasa akan mendukung kegiatan KPA Sidoarjo, termasuk para Duta Peduli AIDS. Cak Nur pun juga mengimbau kepada seluruh SKPD dan elemen masyarakat agar dapat membantu. “Sudah sepatutnya kita membantu kegiatan yang mempunyai tujuan mulia. Yaitu menyelamatkan generasi muda dari bahaya HIVAIDS,” kata Cak Nur mengakhiri sambutannya.(kur)

Keterangan gambar: Cak Nur, menyerahkan trofi kepada Duta Peduli AIDS Sidoarjo.(ist)