2015-07-09_18.52.38

ADAKITANEWS, Banyuwangi – Wabah penyakit potong leher (batang padi rusak) yang menyerang padi di Desa Sumbergondo Kecamatan Glenmore membuat para petani merugi. Pasalnya, hasil panen petani padi menurun hingga 15 persen karena padi yang rusak. Kamis(09/07)

Para petani padi yang berada di Dusun Tulung Rejo Desa Sumbergondo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan akan hasil panen pada musim panen tahun ini. Karena tanaman padi milik mereka terserang penyakit potong leher yang berkepanjangan.

“Hasil panen kami(petani-red) menipis,” ungkap Bunawan salah seorang petani padi.

Lebih lanjut Bunawan menjelaskan, hasil panen yang diperoleh kali ini, mengalami penurunan hingga 15 persen jika dibandingkan panen sebelumnya. Pasalnya, sebelum terserang penyakit potong leher, 4 petak sawah seluas 0,14 ha mampu menghasilkan gabah sebanyak 9 Kuintal. “Panen kali ini hanya menghasilkan 6 kuintal mas. Hasilnya hanya cukup untuk pengelolaan lahan saja,” ujarnya

Ditemui ditempat berbeda, Eko Agus P. Selaku Kepala Unit penggilingan padi disalah satu Koperasi Unit Desa (KUD) di Desa Tulung Rejo menyatakan prihatin dengan hasil panen para petani padi kali ini.

“Cukup prihatin sekali dengan hasil panen petani,”ungkap Eko disela-sela kesibukannya.

Diakuinya, menurunnya hasil panen kali ini juga berimbas pada kwalitas beras dan stok untuk para pedagang. Karena dari hasil penggilingan padi yang terserang potong leher rata-rata berasnya hancur. “Dengan kondisinya seoerti ini setelah proses giling pasti banyak yang hancur berasnya, harga jual dipasaranpun juga menurun,” pungkasnya.(Blot)

Keterangan Gambar : Panen padi menurun karena diserang hama potong leher