ADAKITANEWS, Kota Blitar – Maraknya juru parkir (jukir) nakal yang ada di Kota Blitar membuat Dinas Perhubungan (Dishub) berpikir keras membuat terobosan untuk menanganinya.

Di awal tahun 2018 ini, Dishub Kota Blitar membuat terobosan program parkir berhadiah bagi masyarakat. Dengan membayar uang retribusi parkir, masyarakat bisa mendapatkan bermacam hadiah. Mulai sepeda motor, lemari es, televisi, dan hadiah hiburan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar, Priyo Suhartono menjelaskan, setiap membayar uang parkir, masyarakat diminta untuk meminta karcis parkir resmi dari Dishub ke jukir. Karcis parkir tersebut, nantinya dikumpulkan ke Dishub untuk diundi. Namun sebelum dikumpulkan, masyarakat diharuskan mengisi data identitas yang berada di bagian belakang karcis parkir.

“Rencananya, setahun akan kami undi dua kali, pertengahan sama akhir tahun. Program ini mulai kami terapkan awal tahun ini,” kata Priyo Suhartono, Senin (02/01).

Lebih lanjut Priyo menjelaskan, program parkir berhadiah ini bertujuan untuk mengajak masyarakat memerangi jukir nakal. Dengan adanya program undian, masyarakat terdorong untuk meminta karcis parkir ke jukir.

“Terkadang, masyarakat juga enggan meminta ke jukir meski tidak diberi karcis parkir. Kalau ada program undian berhadiah, masyarakat punya alasan untuk meminta karcis ke jukir. Karcisnya untuk ikut undian berhadiah,” tandas Priyo.

Priyo menambahkan, program parkir gratis ini juga untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir. Apalagi, mulai 2018 ini, target PAD dari retribusi parkir naik dari Rp 1 miliar menjadi Rp 1,3 miliar. “Pada 2017 kemarin, targetnya terpenuhi. Tahun ini (2018,red) juga harus terpenuhi,” ujar Priyo.

Priyo menuturkan, Dishub Kota Blitar memang terus mempersempit ruang gerak jukir nakal di Kota Blitar dengan membuat beberapa program pada 2017. Salah satunya dengan menaikkan tarif retribusi parkir pada November 2017.

“Sebelumnya tarif parkir untuk sepeda motor Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000. Sedangkan tarif parkir mobil yang sebelumnya Rp. 2.000 naik menjadi Rp. 3.000,” jelasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Priyo Suhartono, Kepala Dishub Kota Blitar menunjukkan karcis berhadiah.(foto : fathan)