Tes Kesehatan: Satu Sopir Perlu Berhenti Total

2015-07-08_19.18.00

ADAKITANEWS, Madiun – Dalam tes kesehatan dan cek urin yang dilakukan terhadap sopir di Terminal Poerboyo Kota Madiun, tim dokter merekomendasikan 5 sopir untuk beristirahat dan satu sopir direkomendasikan untuk berhenti  total jadi sopir. Demikian rekomendasi tim kesehatan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi serta Polres Madiun Kota, Rabu (8/7).

Rekomendasi itu diberikan tim doktermelakukan Tes Kesehatan dan Deteksi Dini Narkoba, guna meminimalisir kecelakaan angkutan bus akibat kondisi kesehatan sopir yang tidak baik. “Dari beberapa sopir diperiksa, ada tekanan darahnya tidak normal, kadar gula darah, melebihi ambang batas normal dan lainnya,” jelas dr Dilia Ratna Dewi.

Terhadap tekanan darah tidak normal maupun kandungan kadar gula melebihi ambang batas, pihak dokter menyarankan untuk beristirahat. “Rekomendasi dari tim dokter, agar para sopir tersebut beristirahat, tidak menjalankan aktifitas mengemudikan bus. Setelah istirahat, para sopir seharusnya melakukan control kesehatan lanjutan, guna memantau kondisi kesehatan,” ujarnya lagi.

Menurutnya hal itu sangat disarankan, agar kondisi kesehatan selanjutnya bisa diketahui, sehingga apakah sudah fit untuk mengemudikan bus kembali. Tes kesehatan dan deteksi dini narkoba yang dilakukan, selain memeriksa tekanan darah dan kadar gula darah, dilakukan tes urine dan tes alkohol. “Kalau narkoba lewat tes urine dan tes alkohol lewat pernafasan, hasilnya semua negatif,”tandasnya. (UK)

Keterangan foto: tes kesehatan terhadap sopir bus di Terminal Poerboyo Kota Madiun, dilakukan guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang, dinas terkait di Kota Madiun melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir, hasilnya 5 sopir perlu istrahat dan satu sopir perlu berhenti total jadi sopir.

Recommended For You