ADAKITANEWS2015-09-21_15.35.05, Kota Kediri – Terdapat 3.430 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri tidak terdaftar di Pangkalan Data Perguruan Tinggi Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (PDPT DIKTI). Hal ini membuat ratusan mahasiswa melakukan aksi demo di depan kantor Ketua STAIN Kediri, Senin (21/9).2015-09-21_15.34.17

Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen mulai dari Senat, Dema, UKM, dan seluruh organisasi ekstra kampus mengatas namakan Aliansi Mahasiswa STAIN Kediri. Mereka sudah berkumpul di depan gedung akademik mulai pukul 09.00 Wib. Aliansi mahasiswa melakukan orasi dengan menunjukkan data-data kesalahan dalam periode kepemimpinan Ketua STAIN Kediri Nur Chamid.

Beberapa data tersebut diantaranya, 3.430 mahasiswa aktif tidak terdaftar di PD PT DIKTI. Mereka mengaku telah didzolimi dengan hanya 1.831 mahasiswa yang  terdaftar di PD PT Dikti dari 5.261 mahasiswa.

“Kita menuntut hak-hak kita, ¬†jutaan rupiah sudah kita berikan kepada kampus untuk regristasi ternyata hanya 1.831 mahasiswa yang terdaftar di Dikti,” ujar Nasrul Febriyanto perwakilan SENAT Mahasiswa

Aksi mahasiswa yang diiringi dengan pembakaran ban serta teatrikal yang menggambarkan kedzoliman pimpinan STAIN Kediri. Beberapa mahasiswa menggunakan topeng yang menggambarkan wajah para pimpinan.

Selain itu, aksi aliansi mahasiswa juga dibarengi dengan tanda tangan seluruh mahasiswa dengan Mosi Tidak Percaya terhadap Ketua STAIN Kediri DR. Nur Chamid, MM. Pasalnya, janji Nur Chamid saat mencalonkan sebagai Ketua STAIN Kediri yakni transparansi pengelolaan dana anggaran kampus juga tidak dijalankan.

“Dulu (visi misi Nur Chamid-red) katanya akan transparansi masalah dana, tapi saat ini tidak satupun itu terwujud. Bahkan, jumlah anggaran kunjungan-kunjungan pimpinan diseluruh pelosok negeri juga tidak jelas. Pimpinan telah menggunakan dana Mahasiswa untuk kepentingannya sendiri,” seru Fani salah satu orator

Sementara, terkait ribuan mahasiswa yang tidak terdaftar di PD PT Dikti Nur Chamid Ketua STAIN Kediri ketika ditemui tim adakitanews.com mengaku tidak tahu. Nur Chamid mengatakan akan melakukan koordinasi dan melakukan pengecekan ke bagian administrasi kampus.

“Kalau memang seperti itu (ribuan mahasiswa tidak terdaftar di PD PT Dikti-red) akan saya recek kembali. Dan pasti akan kita benahi itu,” jelas Nur Chamid.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa STAIN Kediri membubarkan setelah beberapa tuntutan mereka mendapat respon dari Ketua. Ketua STAIN Kediri menandatangani semua tuntutan mahasiswa yang bermaterai 6.000. Mereka menuntut Ketua STAIN Kediri Nur Chamid untuk segera membenahi semua kesalahannya dalam waktu sekurang-kurangnya satu bulan.(zay)

Keterangan Gambar : Ratusan Aliansi Mahasiswa demo di depan kantor Ketua STAIN, serta tanda tangan mosi tidak percaya dari seluruh mahasiswa.