width=

Kediri(adakitanews.com)—Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dan Dandim 0809 Letkol Inf Ruly Eko Suryawan lakukan inspeksi mendadak kepada restoran atau kafe yang melanggar PPKM Mikro Darurat, Sabtu malam (10/7/2021)

Kegiatan inspeksi mendadak atau sidak ini dilakukan oleh Tiga Pilar Forkompimda Kabupaten Kediri ini untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 yang masih tinggi di Kabupaten Kediri.

Dari sidak itu masih menemukan kerumunan warga, kafe, restoran yang buka pada pukul 22.00 WIB. Hal ini tentunya melanggar aturan PPKM Mikro Darurat dimana warung, kafe dan restauran buka maksimal hingga pukul 20.00 WIB.

Seketika itu Bupati Kediri langsung memberikan pengarahan dan mengingatkan pemuda – pemudi yang kedapatan nongkrong.

“Kali ini menindak lanjuti terkait PPKM darurat, bahwa untuk restoran atau tempat makan hanya boleh dibungkus atau dibawa pulang,” ungkap Bupati Kediri.

Dikatakan Bupati Kediri, di Kabupaten Kediri sendiri masih banyak tempat yang dijadikan sarana berkumpul tanpa mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah.

“Sehingga dari kegiatan seperti ini kumpul – kumpul tanpa perhatikan protokol kesehatan yang menjadi penyebaran utama virus Covid-19,” jelas Mas Bup sapaan akrabnya.

Diungkapkan Bupati Kediri, bahwa kondisi Covid-19 di Kabupaten Kediri saat ini terus melonjak. Oleh sebab itu, agenda operasi yustisi yang digelar bersama tiga pilar ini akan rutin digelar.

“Kemungkinan saya dengan Pak Kapolres dan Pak Ndadim besok akan kita lanjut lagi operasi yustisi ini,” ungkap Bupati Kediri.

Sementara itu, Bupati Kediri menyampaikan pesan agar tanpa adanya kegiatan sidak atau operasi yustisi ini masyarakat sudah bisa tertib dengan sendirinya.”Nanti kita minta Kades, Camat, dan tiga pilar untuk lebih gencar mensosialisasikan PPKM darurat,”tandasnya.(Gar).