TT@dakitanews Tulungagung – Nasib sial dialami oleh Yudi Novianto, warga Desa Sambidoplang, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini ditemukan tidak sadarkan diri di Terminal Gayatri Tulungagung jumat (19/12) Kemarin. Petugas terminal kemudian membawa ke RS Bayangkara untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Suyono mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan RS Bayangkara, ditemukan cairan asing di dalam tubuh korban. “Diduga yang bersangkutan merupakan korban pembiusan,” ujarnya.

Saat ditemukan, korban hanya membawa tas besar. Sedangkan dompet dan barang berharga lainnya diduga telah dibawa pelaku. Polisi baru mengetahui identitas korban dari paspor yang ditemukan di saku celana. Berdasarkan paspor tersebut diketahui korban baru pulang dari Brunei Darussalam. “Korban merupakan TKI yang baru saja pulang,” terangnya.

Suyono menambahkan, dari keterangan saksi diketahui korban menumpang bus jurusan Malang – Tulungagung. Hingga saat ini Polisi masih mencari keterangan dari sopir dan kenek bus. “Masih kita dalami untuk kasus ini semoga cepat terungkap,” tuturnya.

Sementara itu korban terus berontak saat berada di RS Bayangkara. Petugas bahkan mengikat tubuh korban agar tidak banyak bergerak. Harun Sutikno, ayah korban yang menunggu di RS Bayangkara membenarkan korban merupakan TKI dan baru pulang dari Brunai Darussalam.

Harun mengatakan korban sempat mengontak keluarga beberapa hari lalu dan mengutarakan keinginannya untuk pulang. Namun setelah itu tidak ada komunikasi lagi hingga ditemukan oleh petugas terminal. “Saya dikhabari langsung menuju RS Bayangkara untuk melihat kondisinya,” pungkasnya. (Bram).

Keterangan Gambar : Yudi Novianto, TKI yang mengalami pembiusan saat perjalanan pulang dari Malang