ADAKITANEWS, Nganjuk – Aparat dari Kodim 0810/Nganjuk membekuk seorang anggota TNI gadungan berpangkat Koptu di Terminal Nganjuk, Rabu (05/10) malam. Deni Kurniawan, 25, warga Kecamatan Wiyung Kota Surabaya ditangkap setelah sebelumnya dicurigai oleh penjaga ponten (toilet umum,red) lantaran menggelandang seharian di terminal menggunakan seragam TNI.

Penangkapan dilakukan berawal dari kecurigaan petugas ponten Terminal Nganjuk, yang melihat seseorang berseragam TNI menggelandang sejak Rabu (05/10) dini hari dan tidur di musala terminal. Saat ditanyai, Deni mengaku habis pulang dari mengantar calon istrinya di Yogyakarta.

Lantaran masih menaruh curiga, petugas ponten tersebut tetap melapor ke Babinsa Ringinanom, Koptu Satimin dan Serma Wakiran yang kemudian langsung menangkap Deni di terminal Nganjuk.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Deni Kurniawan mengaku sebagai anggota TNI karena terobsesi menjadi seorang tentara dan pernah ikut tes, tetapi gagal.

Sedangkan, segala atribut TNI yang dipakainya diduga diperoleh dari orangtuanya yang juga merupakan anggota TNI aktif.

“Dia memang keluarga TNI, dan petugas telah menghubungi orangtuanya yang ternyata sudah pasrah terhadap anaknya itu,” ujar Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Akatoto, Kamis (06/10).

Dandim menambahkan, orangtua Deni mengaku anaknya tiba-tiba berubah dan berperilaku buruk setelah gagal tes menjadi TNI. Hal yang membuat orangtuanya pasrah salah satunya adalah karena perilaku Deni yang suka memakai seragam TNI dan disalahgunakan untuk mencari perhatian perempuan.

Diketahui, sebelumnya Deni sudah pernah mendapatkan pengalaman dibui selama 4 bulan dengan kasus melarikan seorang anak gadis. Dan saat ini Deni juga tengah menjalin hubungan dengan perempuan asal Sleman yang dikenalnya melalui Facebook.(Jati)

Keterangan Gambar: Deni, TNI Gadungan yang diamankan anggota Kodim 0810/Nganjuk.(Foto : Bagus Jatikusumo)