width=

Kediri(adakitanews.com) — Sebuah truk muatan pasir terperosok di Sungai Brantas Desa Tembur, Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Kamis (21/1/2021).

Kejadian tersebut mengakibatkan sopir meninggal dunia, lantaran masih terkunci di dalam truk tersebut. Bahkan, personel mengalami kesulitan saat mengevakuasi.

Informasi yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Personel yang mendapat informasi jika di lokasi tambang pasir di Dusun Tembur, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo ada truk yang terperosok dan masuk ke dalam sungai.

Pada saat personel sampai di lokasi, kondisi lokasi sudah sepi. Personel mengalami kesulitan menemukan saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Pasalnya, para pekerja tambang dan penjual warung yang ada di dekat lokasi sudah melarikan diri.

“Saat petugas di lokasi sudah dalam keadaan lokasi sudah sepi,” ungkap Kabag Ops Polresta Kediri Kompol Abraham Sisik.

Peristiwa tersebut diduga saat truk muatan pasir hendak menaikan muatan pasir. Truk mundur dan terperosok ke dalam sungai.

Supir truk terkunci di dalam dan tidak bisa mengeluarkan diri. Diduga kerena ketakutan, penambang lainnya segera melarikan diri.

Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar berdatangan untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Personel berusaha melakukan evakuasi untuk memastikan apakan benar sopir terkunci didalam truk.

Karena arus sungai cukup deras, akhirnya personel mendatangkan mobil derek untuk mengevakuasi truk pasir tersebut.

Sekitar kurang lebih 5 jam korban dan truk berhasil dievakuasi oleh petugas.

“Setelah evakuasi diketahui korban bernama Imam Hambali, warga Desa Ngadi, Kecamatan Mojo. Sebelumnya tambang pasir ini pernah ditutup oleh Polresta Kediri,” ucapnya. (Oky).