3-tabrakan-bus-pariwisata-vs-empat-kendaraan-di-ngawiADAKITANEWS, Ngawi – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di jalur rawan Ngawi-Solo, melibatkan 4 kendaraan dan mengakibatkan korban 3 orang tewas dilokasi, Kamis (29/9) sekitar pukul 12.30 siang lalu. Kejadian ditikungan tajam atau dikenal leter ‘S’ kilometer 16-17 masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Kejadian ini bermula bus pariwisata HA Prima dengan nopol R 1672 DB tengah melaju dari arah Ngawi atau timur ke barat, begitu sampai dilokasi kejadian berusaha menyalip motor tidak diketahui identitasnya dengan kecepatan tinggi. Tak pelak bus pariwisata dikemudikan Roni (30) warga Desa Cibobok, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kehilangan keseimbangan dan oleng.

Dari arah berlawanan atau dari arah barat muncul 4 kendaraan beriringan, akibatnya langsung ditabrak. Kendaraan pertama ditabrak bus pariwisata tersebut mobil box jenis Mitsubishi L 300 nopol AG 8690 DD ikemudikan Agus Maryono. Menyusul mobil Daihatsu Zebra warna merah nopol AE 1895 FC sopir Mulyono.

Bus pariwisata tidak langsung berhenti begitu menabrak 2 kendaraan dan menabrak lagi motor Honda Mega Pro nopol AE 5696 MC dikendarai Kapten Chb Sutana anggota TNI AD yaitu Komandan Koramil 0805/11 Widodaren, Kodim Ngawi. Laju bus baru bisa berhenti setelah menabrak kendaraan keempat jenis mobil Suzuki APV nopol AD 9185 EU dikemudikan Joko Waji.

Dari kejadian tabrakan beruntun ini menyebabkan 3 orang korban meninggal dilokasi kejadian dan empat orang lainya mengalami luka-luka. Untuk korban meninggal atas nama Kapten Chb Sutana mengendarai Honda Mega Pro dan 2 orang penumpang mobil Daihatsu Zebra berasal dari Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, atas nama Sutoyo (60) dan Sriyati (38).

“Tabrakan beruntun ini disebabkan kendaraan bus pariwisata tersebut melaju dengan kecepatan tinggi ketika masuk ditikungan tajam. Tidak bisa mengendalikan kendaraanya sehingga menabrak 4 kendaraan dari arah berlawanan,” jelas Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Miftahul Amin dihubungi melalui ponsel.

Dari hasil olah TKP dilakukan anggota Lantas Polres Ngawi, terbukti sopir bus pariwisata tidak berusaha melakukan pengereman ketika masuk ditikungan. Begitu juga ketika menabrak mobil box. Sehingga dengan kelalaian tersebut menabrak lagi secara beruntun tiga kendaraan berada dibelakang mobil box.

Bahkan mobil Daihatsu Zebra setelah ditabrak bus pariwisata sempat terguling beberapa kali, begitu juga motor Honda Mega Pro terseret beberapa meter. AKP Miftahul Amin mengatakan ketiga korban meninggal langsung di evakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi.

Sedangkan korban yang mengalami luka-luka saat ini dirawat di RS At Tin Ngawi. Mengenai nasib Roni selaku sopir bus pariwisata HA Prima langsung diamankan petugas untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.(Uk)

 

Keterangan Gambar : Inilah kondisi bus pariwisata menghantam 4 kendaraan dari arah berlawanan dan akibatkan 3 orang tewas di TKP. Salah satu korban tewas yaitu Danramil Widodaren, Kodim Ngawi.(Foto: Agoes B)