ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) rencananya bakal dideklarasikan oleh Dewan Pers pada acara Hari Pers Nasional, Pebruari 2017 mendatang.

Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono, dalam acara seminar komunikasi di Universitas Budi Luhur Jakarta, Sabtu (17/09) lalu. Seperti dikutip di website resmi PWI, www.pwi.or.id, Margiono mengatakan bahwa sertifikasi wartawan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas serta profesionalisme wartawan.

“Nanti pada 2017 jumlah wartawan bersertifikat akan lebih banyak. Sekarang jumlahnya masih di bawah 15 ribu,” katanya.

Masih dari portal yang sama, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo pun menyarankan kepada para wartawan untuk bergabung dalam organisasi pers yang sudah diverifikasi oleh Dewan Pers. Yakni PWI, AJI (Aliansi Jurnalis Independen), serta IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). “Kalau wartawan hendak mendapatkan pelatihan dan sertifikasi, tak ada jalan lain selain bergabung dengan organisasi wartawan,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Ketua PWI Sidoarjo, Abdul Rouf mengaku menyambut baik rencana Dewan Pers untuk mendeklarasikan sertifikasi UKW. Dengan adanya uji kompetensi, akan muncul sosok wartawan yang benar-benar bekerja sesuai Undang-undang dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). “PWI Sidoarjo akan terus mengikutkan para anggotanya yang belum bersertifikasi untuk dapat ikut UKW. Semuanya demi meningkatkan kualitas serta profesionalisme wartawan,” ujarnya.(kur)

Keterangan gambar: Salah satu wartawan Sidoarjo menunjukkan kartu UKW miliknya.(foto: kurniawan)