ADAKITANEWS, Jombang – Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Jombang membuat jajaran kepolisian Polres Jombang dituntut untuk kerja keras dalam memberantas peredaran narkoba dan sindikat perdagangan barang haram di Kota Santri ini.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Hasran menerangkan bahwa setiap bulannya pada tahun 2017 cenderung ada peningkatan dalam ungkap kasus narkoba di Kabupaten Jombang. Terlihat pada bulan Januari 2017 lalu, Satresnarkoba Polres Jombang berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 40 kasus, di bulan Februari sebanyak 36 kasus dan pada bulan Maret meningkat dengan 46 kasus.

Sementara pada bulan April hingga Agustus, ada peningkatan yang cukup signifikan. Yang awalnya pada bulan April 2017 berhasil ungkap 40 kasus narkoba, pada akhirnya di bulan Agustus meningkat tajam menjadi 90 kasus.

“Dari awal tahun di bulan Januari hingga bulan September 2017 cenderung ada peningkatan dalam ungkap kasus narkoba, ini menandakan bahwa peredaran narkoba di Jombang cukup tinggi,” ungkap AKP Hasran.

AKP Hasran menjelaskan, dari semua kasus yang telah diungkap tersebut didominasi oleh kasus Okerbaya (Obat Keras Berbahaya) seperti pil dobel L. Dan untuk kasus narkotika jenis sabu dan sejenisnya, masih di bawah kasus Okerbaya.

Keberhasilan ungkap kasus narkoba oleh kepolisian Polres Jombang ini pun mendapatkan apresiasi dari Polda Jatim. AKP Hasran mengatakan bahwa pada tahun ini Satresnarkoba Polres Jombang mendapatkan peringkat 3 di Jawa Timur dari hasil Anev ungkap kasus Ditrsenarkoba Polda Jatim.

”Polda Jatim mengapresiasi atas keberhasilan Satresnarkoba Polres Jombang dalam ungkap Kasus narkoba di Kabupaten Jombang, kita dapat rangking 3 di Jawa Timur,” ucap AKP Hasran.

Tidak berhenti disitu, AKP Hasran mengatakan bahwa setiap bulannya polsek jajaran Polres Jombang digenjot untuk bisa mengungkap kasus narkoba di wilayah hukumnya. Dan setiap bulan, juga akan dilakukan rangking oleh Polres Jombang terhadap semua polsek jajaran.

“Kami juga lakukan rangking kepada polsek jajaran setiap bulannya. Jika ada polsek jajaran yang tidak ungkap kasus narkoba akan diberikan peringatan langsung dari Kapolres,” tegas Kasatresnarkoba.

Terkait banyaknya peredaran narkoba di Kabupaten Jombang, pihak Polres Jombang berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Jombang agar membentuk lembaga yang berjalan pada pencegahan peredaran narkoba seperti Badan Narkotika Kabupaten. “Kami berharap di Jombang ada BNNK untuk pencegahan peredaran narkoba,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Hasran.(foto:adi rosul)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/041017-ar-jombang-narkoba-1024x685.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/041017-ar-jombang-narkoba-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,jombang,narkoba,Polres-Jombang
ADAKITANEWS, Jombang - Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Jombang membuat jajaran kepolisian Polres Jombang dituntut untuk kerja keras dalam memberantas peredaran narkoba dan sindikat perdagangan barang haram di Kota Santri ini. Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Hasran menerangkan bahwa setiap bulannya pada tahun 2017 cenderung ada peningkatan dalam ungkap kasus...