ADAKITANEWS2015-10-07_19.48.22, Kota Kediri – UNP Kediri siap  mengeluarkan (Drop Out) mahasiswanya yang tidak tertib administrasi. Keputusan diambil berdasarkan hasil pembinaan dari tim evaluasi kinerja akademik Kemenristek Dikti tanggal 26 September 2015 yang diumumkan dalam situs resmi UNP Kediri.

Keputusan itu tertuang dalam pengumuman dilaman resmi www.unpkediri.ac.id. Pada pengumuman tersebut menjelaskan batas waktu maksimal validasi dan registrasi mahasiswa hingga tanggal 09 oktober 2015.

“Kalau saya baca di pengumuman yang saya download kemarin mahasiswa harus menyelesaikan tunggakan administrasinya sampai tanggal 09 Oktober. Makanya hari ini saya buru- buru membayar,” jelas Wahid D salah seorang mahasiswa UNP Kediri.

Selain itu, pada laman tersebut menjelaskan, untuk mahasiswa yang tidak dapat melunasi administrasi dapat membayar sebesar Rp.750.000 dengan surat keterangan akan melunasi administrasi hingga batas waktu tertentu.

“Dengan batas waktu sekian hari saya masih dapat membayar 750.000, dan setelah ini saya akan membuat surat keterangan yang akan saya ajukan. Harapannya semoga tidak dipersulit,” harap Rozaq salah satu mahasiwa UNP Kediri lainnya.

Lebih lanjut, laman kampus menjelaskan akan memberikan sanksi kepada mahasiswa yang membandel. Pada laman itu menyatakan, bagi mahasiswa yang tidak mampu membayar sejumlah uang  yang ditetapkan diatas dan tidak ada keterangan sama sekali, maka data mahasiswa secara otomatis akan dihapus dari PDPT dan dinyatakan keluar dari Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Dalam surat edaran nomor 0398.01/upn-kd/A/IX/2015 dijelaskan beberapa poin yang akan dilakukan UNP Kediri. Pihak kampus memberikan batas waktu kepada mahasiswa  hingga 10 Oktober. Oleh karenanya, pihak kampus segera melakukan registrasi ulang mahasiswa.(dee)

Keterangan Gambar : Surat edaran yang dikeluarkan pihak UNP Kediri dlam rangka penertiban administrasi mahasiswa.

Tags: