Valentine Day ; Harga Bunga Mawar Naik, Omzet Penjualan Menurun

ADAKITANEWS20150213_111207, Tulungagung – Menjelang perayaan hari kasih sayang, Valentine Day, harga bunga mawar di sejumlah kios bunga Tulungagung naik hingga 40 persen. Kenaikan harga ini terjadi beberapa hari sebelum perayaan Valentine Day berlangsung pada 14 Februari mendatang.

Joko, salah satu pemilik kios bunga di depan Terminal Gayatri mengatakan, kenaikan harga bunga ini hanya berlaku bagi bunga jenis mawar saja. Sedangkan untuk bunga segar lainnya seperti bunga Aster harganya masih sama seperti hari sebelumnya. “Kita membeli dari petani harganya sudah naik jadi kita juga ikut menaikkan” tuturnya.

Sebelum perayaan hari Valentine, harga satu tangkai bunga mawar Rp 3000. Harga tersebut kini naik menjadi Rp 5.000 per tangkai. Harga ini berlaku untuk segala jenis bunga mawar seperti mawar merah, mawar putih dan mawar merah muda. “Yang banyak dicari oleh masyarakat ketiga jenis bunga mawar tersebut,” ujarnya.

Joko juga mengaku sudah mendapatkan beberapa orderan untuk merayakan hari Valentine. Namun orderan tersebut tidak sebanyak tahun sebelumnya. Bahkan peminat bunga mawar sebagai ungkapan kasih sayang mengalami penurunan tiap tahunnya. Joko menduga banyaknya ormas yang mengeluarkan pernyataan dilarang merayakan hari valentine Day menjadi salah satu pemicunya. “Jadi tidak banyak yang membeli bunga mawar saat valentine day,” imbuhnya.

Meskipun tidak lagi sepopuler dulu, namun beberapa masyarakat Tulungagung masih memilih bunga mawar sebagai kado saat perayaan hari Valentine. Salah satunya Candra, pria yang sudah berkeluarga ini tetap memilih bunga mawar sebagai kado buat istrinya. “Kesan romantisnya lebih dapat kalau memberi bunga,” terangnya. (Bram)

Keterangan Gambar : Bunga mawar masih menjadi pilihan di hari Valentin day di Tulungagung

Recommended For You