ADAKITANEWS, Tulungagung – Sampah merupakan salah satu permasalahan yang harus segara ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung mencatat, volume sampah di Tulungagung yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Segawe telah mencapai 80 hingga 100 ton setiap hari.

Volume sampah ini meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan kurangnya pengetahuan warga tentang cara mengelola sampah. Sebagian besar warga, langsung membuang sampah tanpa mengetahui jenis sampah dan kegunaannya. Padahal, ada beberapa jenis sampah yang apabila dikelola akan mempunyai nilai ekonomi tinggi.

“Volume sampah yang diangkut ke TPA Segawe setiap hari mencapai 80 sampai 100 ton. Dari total sampah yang diangkut ke TPA, sampah plastik menyumbang sekitar 30 sampai 40 persen,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Sukaji, Senin (23/10).

Ia mengatakan sampah tersebut umumnya masih dibuang ke tempat pembuangan akhir. Namun saat ini, pihaknya sedang menggiatkan program bank sampah yang dinilai cukup efektif untuk mengurangi volume sampah.

Sukaji berharap agar masyarakat dengan bijak melakukan pemilahan sampah yang akan dibuang ke tempat sampah. Saat ini pihaknya terus berupaya mensosialisasikan adanya bank sampah hingga ke desa-desa maupun kelurahan agar sampah terkelola dan bermanfaat secara ekonomi. Hal ini nantinya berimbas sampah yang dibuang ke TPA, akan jauh berkurang.

Lanjut Sukaji, saat ini baru terdapat sebanyak 30 unit bank sampah yang aktif. Sebagian besar bank sampah tersebut, diketahui juga masih terkonsentrasi di daerah perkotaan. Hanya beberapa saja yang terdapat di daerah pinggiran.

“Kita targetkan nanti minimal setiap desa atau kelurahan terdapat satu unit bank sampah,” tambah Sukaji. Untuk program ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup, menggandeng Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung.

Dengan program bank sampah ini, setidaknya akan mengurangi volume sampah yang akan diangkut ke TPA Segawe sebesar 30 persen.(ta1)

Keterangan gambar : Tukang sampah sedang melakukan bongkar di tempat pembuangan sementara.(foto : acta cahyono)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171023_220827-1024x576.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171023_220827-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,sampah,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Sampah merupakan salah satu permasalahan yang harus segara ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung mencatat, volume sampah di Tulungagung yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Segawe telah mencapai 80 hingga 100 ton setiap hari. Volume sampah ini meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk...