dscf4455ADAKITANEWS, Kota Kediri – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN), santri di Kediri menyelenggarakan turnamen futsal liga santri regional Kediri, Minggu (23/10). Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang berkesempatan membuka turnamen itu mengajak para santri untuk mensyiarkan agama Islam melalui olahraga.

Terdapat sekitar 16 tim futsal dari seluruh Pondok Pesantren se Kediri ikuti turnamen yang diadakan secara khusus untuk memperingati Hari Santri Nasional. Mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri berkesempatan hadir dan membuka langsung turnamen tersebut. Selain itu, Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Jalil, Nur Muhyar Kepala Disbudparpora, Kapolsek Mojoroto, Babinsa dan beberapa pengasuh PonPes dalam turnamen yang diadakan di lapangan futsal Udo Kelurahan Tamanan Kota Kediri.

dscf4457Gus Ab begitu Ketua PCNU Kota Kediri biasa dipanggil berpesan agar dalam pertandingan nanti, semua pemain bermain suportif. Karena, turnamen itu diagendakan bukan hanya untuk mencari pemenang, tapi guna menjalin tali silaturrahmi antar santri.

“Turnamen ini bukan untuk adu gengsi, tapi untuk menjalin kebersamaan antar santri di Kediri. Karena filosofi dari sepakbola itu adalah kebersamaan untuk meraih gol atau tujuan. Yaitu terciptanya masyarakat yang harmonis dan umat manusia yang berakhlak, seperti ajaran Nabi Muhammad SAW,” pesan Gus Ab kepada para pemain.

Mas Abu sebelum membuka secara resmi turnamen futsal mengatakan, peran besar para santri dalam memperjuangkan kemerdakaan dahulu kala mampu ditiru oleh santri saat ini. Semangat perjuangan para santri sehingga mampu mengirim kembali para sekutu dari tanah air Republik Indonesia, menurut Mas Abu merupakan bukti nyata peran santri.

dscf4464“Dulu, para ulama dan santrinya mengusir penjajah. Tapi sekarang tugas kita bersama adalah menjaga keutuhan NKRI. Ayo, kita bersama mensyiarkan ajaran agama Islam, agama yang memberikan keselamatan bagi seluruh umat,” kata Mas Abu.

Sekali lagi, Mas Abu juga berpesan agar dalam pertandingan nanti semua pemain bermain suportif. “Budaya santun bangsa kita, harus terimplementasikan dalam pertandingan nanti, dengan bermain suportif. Seperti yang disampaikan Gus Ab tadi, bermainlah yang suportif karena ini bukan ajang adu gengsi, tapi untuk menambah saudara,” pungkasnya.(Adv/Hms/Zay)

 

Keterangan Gambar : Pembukaan turnamen futsal peringati HSN di Kota Kediri.(Foto:Zayyin)