width=

rps20161017_185218ADAKITANEWS, Madiun – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebanyak 14 orang melakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap Walikota Madiun Bambang Irianto atas dugaan korupsi pembangunan Pasar Besar Kota Madiun ( PBKM). Akhirnya, Walikota Madiun tersebut mau menemui sejumlah wartawan dirumahnya, Senin (17/10).

Dilaporkan, ke-8 orang Tim KPK diruang dinas, langsung menuju rumah Walikota Madiun. Begitu juga ke-3 orang Tim KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas, ikut bergabung di rumah yang berada di Jalan Jawa. Tidak lama berselang, sekitar pukul 16.10 Wib, Bambang Irianto menemui wartawan berada diluar pagar rumah.

“Ya, benar. Tim KPK melakukan konfirmasi saja atas oroyek pembangunan PBKM. Saya pastikan, saya tidak pernah meminta uang kepada kontraktor, jadi jika dianggap korupsi tidak benar. Bahkan, saya sempat menomboki sebesar Rp 3 milyar untuk menambah kekuatan bangunan,” ujarnya

Bambang Irianto menyatakan Tim KPK juga menyarankan agar menunjuk pengacara untuk mendampingi dalam pemeriksaan nanti. “Soal pengacara, saya pasti akan tunjuk pengacara kelas wahid. Saya tidak mau pengacara biasa, soal pengacara tunggu saja nanti,” ujarnya. Hingga pukul 17.05 Wib, Tim KPK meninggalkan rumah Walikota Madiun di Jalan Jawa.

Pantauan Tim Adakitanews.com, usai melakukan penggeledahan sekitar pukul 16.20 Wib dari ruang Dinas Tim KPK sempat membawa sebanyak 10 kardus, berikutnya membawa 2 kardus dan 2 tas koper. “Tim KPK begitu datang, langsung mendatangi saya dan lakukan penggeledahan. Hal itu, berkaitan proyek pembangunan PBKM,” jelas Sekda Kota Madiun Maidi.

Maidi menyatakan saat penggeledahan ruang dinas, Walikota Madiun juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun, tidak ada ditempat. “Selama penggeledahan, saya berada diruangan, selanjutnya Tim KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat terkait proses lelang proyek PBKM,” jelasnya.(Uk/Zay)

 

Keterangan Gambar : Walikota Madiun Bambang Irianto tengah memberikan keterangan kepada wartawan didepan rumah di Jalan Jawa. (Foto: Agus B)