ADAKITANEWS, Jombang – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kedungturi Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang bersama puluhan warga desa setempat mendatangi Kantor Pemkab Jombang, Senin (27/11). Mereka datang untuk mengirim surat permohonan pemberhentian Kepala Desa Kedungturi, H Sucipto dari jabatannya.

Ketua BPD Desa Kedungturi, Budi Prayitno mengatakan pihaknya bersama puluhan warga telah mengirim surat permohonan pemberhentian Kepala Desa Kedungturi ke bagian Sekretariat Daerah Pemkab Jombang. “Hari ini kami mengirim surat permohonan pemberhentian Kades Kedungturi ke Pemkab Jombang, dan sudah diterima oleh Bagian Sekretariat Daerah,” ujarnya.

Budi Prayitno menjelaskan bahwa surat permohonan yang dibawa olehnya dengan dikawal oleh puluhan warga itu didasari lantaran adanya dugaan penjualan aset desa yang dilakukan oleh Kades Kedungturi. Penjualan aset desa itu, merupakan penggalian tanah uruk yang menggunakan Tanah Kas Desa (TKD).

“Ada keluhan warga terhadap pemerintah desa yang melakukan penggalian tanah uruk pada tanah ganjaran desa dan diperjualbelikan. Itu yang membuat warga resah selama ini,” jelasnya.

Terpisah, Asisten I Pemkab Jombang, Drs Purwanto mengatakan bahwa pihaknya akan meninjau kasus yang terjadi pada Desa Kedungturi yang dipermasalahkan oleh warganya. Menurutnya, terkait pencopotan jabatan Kepala Desa tersebut harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Pencopotan Kepala Desa itu kan ada aturan mainnya. Tentunya harus sesuai dengan standarnya. Apakah dikarenakan meninggal dunia atau berhenti karena berhalangan tetap atau karena hukum. Makanya itu harus ditinjau terlebih dahulu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, puluhan warga sebelumnya juga sudah melaporkan kasus dugaan penjualan aset Desa Kedungturi kepada pihak Polres Jombang dan telah mengadukannya ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jombang.(ar)

Keterangan warga: Puluhan warga Desa Kedungturi saat mendatangi Pemkab Jombang dan Ketua BPD Desa Kedungturi, Budi Prayitno saat menunjukkan tanda terima dari Sekretariat Daerah.(foto:adi rosul)