ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sekitar 20 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo mengikuti pelatihan keterampilan yang diberikan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Rabu (03/05). Pelatihan yang rencananya akan dilaksanakan selama 20 hari ini akan memberikan materi bagaimana cara menjahit dengan baik dengan benar.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas II A Sidoarjo, Sukarno mengatakan pelatihan keterampilan ini diharapkan mampu mengembangkan potensi, minat, bakat, ketrampilan, serta kewirausahaan warga binaan agar memiliki kecakapan hidup yang bermanfaat untuk bekerja atau lebih mandiri.

“Kedepannya, di dalam Lapas dapat menjalani masa pidana dengan hal-hal positif. Salah satunya dengan mengikuti pelatihan menjahit sehingga dapat menjadi bekal keterampilan bagi mereka ketika kembali ke masyarakat. Instrukturnya langsung dari Dinas Sosial,” katanya kepada Tim Adakitanews.com.

Lebih lanjut menurut Sukarno, peserta pelatihan yang terdiri dari dari 10 orang laki-laki dan 10 orang perempuan ini diambil dari yang benar-benar berminat. “Selain itu juga yang sebentar lagi bebas. Sehingga nantinya mereka mempunyai bekal keterampilan,” ujarnya.

Sementara itu, Instruktur pelatihan, Sri Astuti mengatakan pelatihan selama 20 hari ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi warga binaan. Menurutnya, ada perbedaan cara mengajari warga binaan. “Kita harus mengenal karakter masing-masing terlebih dulu. Harus sabar dan gak boleh semena-mena. Biar gak terlalu serius, kadang-kadang diselingi guyonan,” katanya.

Sri berharap, setelah keluar dari lapas ini mereka memiliki bekal keterampilan. “Bisa buat buka usaha sendiri maupun kerja di konveksi,” ujarnya.

Salah satu warga binaan, Samsul Huda mengaku senang dengan adanya pelatihan ini. “Bisa buat bekal nanti setelah keluar. Pada dasarnya basic saya wiraswasta,” jelasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Warga binaan sedang mengikuti pelatihan keterampilan.(foto : mus purmadani)