Warga dan Siswa Bersihkan Lumpur Paska Banjir Bandang

IMG_6381@dakitanews Nganjuk – Paska peristiwa banjir bandang yang melanda 8 desa di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, seluruh warga dan siswa sekolah bergotong-royong untuk membersihkan kampung dan sekolah mereka.

Selain warga, Polri, TNI, Tagana, dan Siswa SD di dua sekolah yakni SDN Rejoso 1 dan juga SDN Jatirejo, juga melakukan hal yang sama. Mereka membersihkan sisa-sisa lumpur yang berada di dalam kelas.

Hingga Jum’at siang, genangan air juga masih menggenangi sejumlah lahan persawahan milik petani serta jalan antar kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Rejoso dengan Kecamatan Kota Nganjuk.

Kapolsek Rejoso, AKP Sudarman, saat dikonfirmasi @dakitanews.com ada sekitar 8 Desa yang terkena banjir bandang Jumat (19/11) dini hari. “Pihak Kepolisian, Bekerja sama dengan, TNI, Tagana membantu warga untuk melakukan evakuasi terhadap para korban banjir,” ujar Sudarman.

Salah satu guru mengaku, hampir setiap musim hujan, banjir selalu melanda sekolah mereka. Hal ini berakibat mengganggu belajar mengajar. Karena banyak lumpur yang mengendap di dalam kelas. Selain menyebabkan kelas kotor, banjir juga merendam buku pelajaran dan juga alat-alat kantor milik sekolah.

“Setiap tahun sekolah kami selalu dilanda banjir bandang. Banyak buku – buku dan laporan Dana Bos Sekolah ikut hanyut oleh banjir. Terpaksa, kami tidak bisa melakukan aktifitas belajar mengaja.  Seluruh siswa dan Ibu Bapak Guru melakukan pembersihan ruang sekolah yang terkena lumpur akibat banjir semalam,” tutur Asiati, salah satu guru SDN Rejoso. (Jati)

Keterangan Gambar : Banjir di Nganjuk merusak buku-buku dan dokumen sekolah

Recommended For You