Warga Lega, Tanah Kas Desa Telah Kembali

ADAKITANEWSP-tenggelameksekusi candi 03P-tenggelameksekusi candi 1 Nganjuk – Warga Desa Candirejo Kecamatan Loceret, Kabupaten Ngajuk mengaku lega setelah 33 tahun lebih tanah aset desa mereka dikuasai pihak-pihak lain telah kembali. Peristiwa penguasaan tanah kas desa itu bermula sekitar tahun 1982-an. Saat itu Puskud ingin mendirikan usahanya di desa setempat dengan melibatkan tokoh masyarakat, perangkat desa dan pemilik lahan.

“Dulu, tanah mereka itu sudah dibeli oleh Puskud dan diberi ganti lahan yang nilainya sama, termasuk tanah kas desa dan gogol,” beber Jamin,60, warga setempat.

Bahkan, lanjut pria yang pernah menjabat Ketua LKMD tahun 1980-an ini, tanah-tanah kas desa tersebut sudah bertahun-tahun dilakukan lelang untuk dapat dikerjakan oleh warga setempat. Namun setelah kepala desanya dijabat oleh Anang Muryadi (almarhum), masalahnya menjadi lain. Seluruh lahan yang dulu berstatus sebagai ganti rugi tukar guling dengan Puskud tiba-tiba dikuasai oleh mantan Kades Candirejo.

“Tentu saja, warga tidak terima dan menuntut agar tanah tersebut dikembalikan statusnya sebagai tanah kas desa,” cetus Jamin.

Sedangkan, Kades Candirejo, Yuli Herlinawati mengaku senang karena tanah milik desa sudah kembali. Selanjutnya, tanah kas desa ini akan dikelola seperti sedia kala, yakni dilakukan lelang untuk dapat dikerjakan oleh warga setempat. “Alhamdulillah, permasalahan sudah tuntas,” ujarnya.

Sementara, informasi lain menyebutkan, setelah putusan perdamaian nomor 136/PDT/2013/PT.SBY, Puskud Jatim menggugat ahli waris dari Sodimejo Supar dan Sodikromo Marijan terkait tanah yang akan diberikan ke pemerintah desa. Hasilnya, di Pengadilan Tinggi Nganjuk ditolak dengan alasan tanah itu syah milik ahli waris. Nomor 51/Pdt.G/2014/PN.Ngjk.

Setelah kalah di PN Nganjuk, Puskud banding di Pengadilan Tinggi Surabaya dan hasilnya pihak Pengadilan Tinggi Surabaya menguatkan putusan PN Nganjuk, yakni tanah itu syah milik ahli waris. Sehingga eksekusi ini dianggap pihak tergugat adalah eksekusi sesat. “Tunggu saja langkah kami selanjutnya,” tukas Gundi Sintara penasehat hukum Puskud.(Jati).

Keterangan Gambar : Eksekusi tanah kas desa Candirejo yang selama ini dikuasai oleh Puskud

Recommended For You