Kediri(adakitanews.com)—aktivitas galian pasir di Dusun Ngesong Desa Manyaran Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri menuai masalah. Warga setempat bergejelok karena menerima dampak kerusakan lingkungan yang berimbas pada rusaknya rumah warga.

Sebagian rumah retak baik ringan maupun berat. Tak hanya itu akses jalan juga mengalami kerusakan. Keretakan terjadi akibat aktivitas alat berat yang yang mengeruk dan truk mengangkut material melintas dilokasi galian C tersebut.

“Kami merasa terganggu adanya galian itu. Dan aktivitasnya hingga berjam jam hingga melebihi jam,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan disembutkan namanya, Sabtu (23/5/2020).

Lanjut dikatakannya, pihak pengusaha penambang galian dilokasi tersebut memberikan kompensasi dengan nominal yang sangat kecil untuk warga yang terdampak.

“Ada uang kompensasi Rp 200 ribu setahun sekali tapi itu tidak cukup untuk warga,” keluhnya.

Selain itu, warga yang terdampak adanya aktivitas galian C tersebut hanya bisa pasrah. Karena, warga takut bila ada yang protes didatangi bodyguard dari pihak penambang.

“Kami butuh keadilan dan kejelasan. Jangan rakyat kecil yang selalu menjadi korban. Kalau pun memang galian itu ada sudah ada ijinnya kami minta kepada pihak terkait untuk mengkaji ulang ijin tersebut,” jelasnya.(gar).