ADAKITANEWS, Nganjuk- Warga Desa Brayung Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk mengeluh dengan kerusakan jalan yang menghubungkan Kediri dengan lokasi wisata Roro Kuning maupun Air Terjun Sedudo. Warga bahkan terpaksa berinisiatif menguruk sendiri lubang-lubang tersebut meski kembali rusak lantaran terkena hujan dan banyak dilalui kendaraan.

Dari pantauan Tim Adakitanews.com di ruas jalan yang menghubungkan Kediri ke arah obyek wisata air merambat Roro Kuning dan Air Terjun Sedudo, kerusakan jalan sangat parah sepanjang ratusan meter dengan lubang-lubang yang besar baik di sisi kiri dan kanan jalan. Lubang-lubang besar itu juga menganga hingga ke badan jalan sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati melintasi jalan tersebut.

Kondisi tersebut membuat warga setempat berinisiatif untuk menimbun jalan yang berlubang dengan menggunakan urugan tanah dan batu. Namun tetap saja kembali rusak akibat terkena hujan dan intensitas kendaraan yang melintasi jalan tersebut cukup padat. “Kami berinisiatif untuk menimbun jalan yang berlubang dengan urugan batu dan tanah. Tapi tidak lama rusak lagi,” ungkap salah satu warga Desa Brayung yang enggan disebutkan namanya ini.

Pengendara harus berhati-hati melintasi jalan itu terutama pada malam hari. Warga berharap ada tindak lanjut segera dari pemerintah daerah mengingat selain menghambat arus transportasi, kerusakan jalan juga mengganggu aktivitas ekonomi warga setempat.(Zud/Jati)

Keterangan gambar: Kondisi jalan di Desa Brayung.