Wawali Madiun Sampaikan LKPJ Tahun 2016

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Madiun tahun 2016, Jumat (31/03).

LKPJ yang dibacakan oleh Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto tersebut diantaranya menyampaikan terkait pencapaian hasil serta prestasi Kota Madiun selama tahun 2016. Tidak hanya itu, Wawali juga memberikan penjelasan terkait kenaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, yakni sebesar Rp 998,2 miliar atau naik 2,50 persen dari tahun 2015 yang hanya sebesar Rp 973,9 miliar.

Dijelaskan Wawali, dari pencapaian makro pembangunan, Pemerintah Kota Madiun mengelompokannya menjadi tiga bagian. Pertama terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 79,99 pada tahun 2016, yang merupakan pencapaian tertinggi di eks Karesidenan Madiun, serta berada di atas IPM Provinsi Jawa Timur

“Disamping itu terkait masalah penduduk miskin, diperoleh data sebesar 4,10 persen, yang merupakan penurunan dari tahun yang sebelumnya yakni sebesar 4,86 persen. Dan ini merupakan prioritas utama pemerintah Kota Madiun. Sama halnya dengan masalah pengangguran yang juga mengalami penurunan menjadi 5,10 persen dibanding tahun 2015 sebesar 6,31 persen. Dan didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen,” jelas Sugeng Rismianto di hadapan 27 anggota dewan yang hadir.

Pada kesempatan yang sama, Wawali juga menyampaikan progres target hasil kerja pada tiap-tiap Satuan Kerja di Pemerintah Kota Madiun, serta 11 penghargaan yang diperoleh Kota Madiun sepanjang tahun 2016 dari berbagai macam kategori.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Madiun, Istono mengatakan, setelah penyampaian Nota Pengantar LKPJ tersebut, dewan akan segera membentuk pansus. “Dewan akan segera membentuk Pansus secepatnya,” tegas Istono.(bud)

Keterangan gambar : Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto saat membacakan Nota Pengantar LKPJ.

Recommended For You