2015-08-06_19.11.142015-08-06_19.11.58

ADAKITANEWS, Blitar – Diduga kena serangan jantung mendadak, Romli,63, warga jalan Cembor Mesra No 49 Durul Ridzuan Malaysia  meninggal dunia  di Kabupaten Blitar. Rabu (05/08) sore. Diketahui Romli adalah warga Negara Malaysia yang memiliki dua istri. Iistrinya keduanya adalah warga Desa Selopuro, RT 3 RW 5, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

Dikatakan oleh Kasubag Humas Polres Blitar AKP Wishnu Wardhana, korban yang merupakan warga Negara Malaysia diketahui saat itu tengah berada di rumah istri keduanya, yang merupakan warga Desa Selopuro. Pada sore itu (5/8) di Desa tempat istrinya tinggal tengah digelar acara lomba tarik tambang, dalam rangka peringatan Kemerdekaan RI. Saat tengah duduk menonton acara lomba tarik tambang tiba-tiba korban jatuh  tersungkur.

“Saat itu pukul 4 sore, korban tengah menonton acara tarik tambang dalam rangka acara tujuh belasan. Korban yang merupakan warga negara Malaysia itu tiba-tiba jatuh tersungkur. Setelah tersungkur korban tidak kunjung bangun. Warga setempat lalu menolong korban dan membawanya ke Puskesmas terdekat,” kata AKP Wishnu Wardhana.

Namun naas, ketika dibawa ke Puskemas Selopuro korban ternyata sudah meninggal  dunia.“Setelah sampai di Puskemas Selopuro korban langsung diberikan pertolongan, namun korban sudah meninggal dunia. Diduga korban meninggal karena serangan jantung,” jelas AKP Wishnu Wardhana.

Dijelaskan oleh AKP Wishnu Wardhana, Romli yang warga negara Malaysia ini akan dimakamkan di Indonesia. Menurut AKP Wishnu Wardhana, keluarga korban yang berada di Malaysia tidak ada masalah jika korban dimakamkan di Indonesia dan melalui pesan Faximile yang sudah menandatangani surat pernyataan menyetujui korban untuk dimakamkan di Indonesia.(wir/jati)

Lampiran foto : Jenasah Romli selesai diidentifikasi petugas Kepolisian dan Surat keterangan dari Negara Malaysia